Cara Membuat Tempe Kedelai Sendiri di Rumah

Cara Membuat Tempe Kedelai – Tempe adalah makanan tradisional khas Indonesia yang terbuat dari kedelai yang telah difermentasi. Tempe memiliki kandungan protein yang sangat tinggi dan dikonsumsi sebagai pengganti daging untuk memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh. Makanan ini dijual dengan harga yang murah meriah, sehingga pada awalnya tempe dianggap sebagai makanan untuk kalangan menengah ke bawah. Namun, karena sekarang sudah banyak yang mengetahui manfaat tempe, semua orang berbondong-bondong mengkonsumsi makanan kampung ini. Sampai-sampai ada yang ingin mengetahui cara membuat tempe kedelai agar bisa membuatnya sendiri di rumah atau dijadikan usaha.

cara membuat tempe

Seiring berjalannya waktu, belakangan ini muncul tempe-tempe yang terbuat dari bahan-bahan berbahaya semisal kedelai busuk atau dicampur pengawet formalin. Kekhawatiran akan produk tempe yang beredar di pasaran, memaksa para ibu rumah tangga memutuskan untuk membuat tempe homemade agar lebih sehat dan hemat biaya.

Persiapan Membuat Tempe

Lalu, apa saja yang dibutuhkan untuk membuat tempe? Bahan-bahannya sangat mudah didapat, yakni bahan utamanya adalah kedelai, bisa kedelai lokal maupun kedelai impor. Kedelai yang digunakan harus kedelai berkualitas baik agar rasanya enak. Bahan lainnya adalah ragi yang bisa dibeli di pasar. Untuk peralatannya, siapkan kompor, bisa kompor minyak atau kompor gas. Sediakan juga panci yang berukuran agak besar, sendok kayu, tampah, keranjang bambu, serta plastik atau daun pisang yang digunakan untuk membungkus tempe.

Cara Membuat Tempe Kedelai

Setelah bahan-bahan dan peralatan sudah lengkap, saatnya membuat tempe homemade. Berikut ini urutan, proses dan cara pembuatan tempe kedelai, mari kita simak bersama:

1. Pertama-tama cucilah kedelai. Proses pencucian ini merupakan proses yang sangat penting karena apabila kedelai tidak bersih, tempe akan menjadi cepat basi. Selain dicuci, kedelai tersebut direndam dalam air untuk memisahkan kotoran seperti kerikil dan membuang kedelai yang tidak layak. Setelah itu bilas kedelai hingga bersih.

2. Kemudian lanjut ke proses perebusan kedelai. Masukkan kedelai yang telah dicuci bersih, lalu rebus hingga matang selama kurang lebih tiga sampai empat jam.

3. Proses selanjutnya yakni penggilasan. Kedelai yang telah direbus kemudian diangkat dan didinginkan sambil direndam air selama enam sampai dua belas jam lamanya untuk memudahkan proses penggilasan tersebut. Kulit kedelai dipisahkan dari bijinya dengan cara meremas-remas kedelai hingga pecah sambil dialiri air agar biji dan kulitnya benar-benar terpisah.

4. Tahap selanjutnya yaitu perebusan kembali. Proses ini dimaksudkan untuk menghilangkan kotoran dan bakteri yang masuk selama proses penggilasan. Perebusan kedelai pun tidak perlu sampai mendidih karena pada dasarnya kedelai sudah matang. Cukup rebus beberapa menit, setelah itu angkat dan dinginkan. Taruh kedelai secara merata pada tampah yang telah disediakan.

5. Proses berikutnya adalah proses peragian yang menentukan apakah pembuatan tempe homemade ini berhasil atau tidak. Kedelai harus bersuhu hangat agar ragi dapat bekerja dengan maksimal. Caranya adalah tuangkan ragi sebanyak kira-kira dua persen dari jumlah kedelai, kemudian aduk-aduk sampai merata.

6. Bungkus kedelai yang sudah diberi ragi dengan plastik atau daun pisang, lalu simpan pada ruangan bersuhu hangat supaya proses fermentasi berjalan dengan baik. Proses ini memerlukan sekitar satu hari lamanya. Setelah itu tempe diangin-anginkan dan siap diolah menjadi kuliner lezat.

Cara membuat tempe sendiri di rumah memang membutuhkan waktu yang cukup lama, namun tentunya sebanding dengan hasil yang didapatkan dan pengalaman. Tempe yang dibuat sendiri di rumah pastinya lebih sehat, lebih enak, dan juga lebih hemat biaya karena pembuatan tempe sendiri ini bisa dilakukan dalam skala besar untuk memasok kebutuhan konsumsi tempe di keluarga Anda. Setelah mengetahui resep membuat tempe ini, apakah Anda tertarik membuat tempe kedelai homemade?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *